APTIKOM Menandatangani Naskah Perjanjian Kerjasama Pelaksanaan Literasi Digital pada Program Desa Digital

APTIKOM JABAR – Jumat, 11 Maret 2022, APTIKOM bersama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat hadir di Jabar Command Center, Gedung Sate Bandung untuk menandatangani Naskah Perjanjian Kerjasama perihal pelaksanaan Literasi Digital pada Program Desa Digital. Ibu Dr. Ika Mardiah, M.Si (Kepala Dinas Diskominfo Jabar) menandatangani naskah perjanjian tersebut sedangkan dari pihak APTIKOM ditandatangani oleh Prof. Dr. Ir. Eddy Jusuf, Sp, M.Si, M.Kom (ketua APTIKOM Jabar).

Apa itu Desa Digital ?, Desa Digital sesuai dengan yang dikutip dari digitalservice.jabarprov.go.id/program/ hadir sebagai upaya mempersempit kesenjangan digital di Jawa Barat. Pengembangan Desa Digital ini juga dimulai dengan menghadirkan infrastruktur digital pada desa-desa yang ada, kemudian menjalan pelatihan literasi digital, membangkitkan daya saing pelaku usaha melalui digital marketplace, sampai dengan optimalisasi pemanfaatan internet melalui Internet Of Things (IOT), dan e-commerce untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.

Potensi yang dimiliki setiap desa berbeda, oleh karena itu ragam Desatematik dikembangkan sesuai dengan potensinya masing-masing, dengan tujuan terciptanya inovasi untuk Jawa Barat yang lebih baik. Sedangkan untuk Literasi Digital, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas masyarakat, membuat UMKM naik kelas dengan on boarding ke platform e-commerce. Sehingga internet bisa memberi nilai tambah ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat, itulah yang dijelaskan oleh Faiz dalam artikel berujudul Viral 2021, Pentingnya Literasi Digital Bagi Kehidupan Berbangsa.

Pelaksanaan Literasi Digital pada Program Desa Digital ini pun sudah berlandaskan hukum, sehingga sudah sangat bisa untuk digunakan untuk berkolaborasi dengan universitas yang juga bekerjasama dengan APTIKOM. Kang Rizi selaku salah satu yang menghadiri acara tersebut juga menjelaskan bahwa Literasi Digital pada Desa Digital untuk berkolaborasi juga dengan MBKM yang saat ini sudah berjalan.

Ibu Dr. Ayi Purbasari, ST., MT. (Sekretaris Umum APTIKOM Jabar & Ketua Program Studi Teknik Informatika UNPAS) menyambut baik kolaborasi tersebut. Meskipun begitu timelinenya tetap harus disesuaikan, diharapkan dengan kolabarasi tersebut dapat meningkatkan target dan juga menangani perihal SDM.

Sedangkan untuk pendanaan kang Rizi pun menjelaskan bahwa berdasarkan Naskah Perjanjian Kerjasama yang sudah ditandatangani pendanaan dibebankan kepada masing-masing Universitas. Namun bisa mengajukan jika mempunyai ide atau usulan yang contohnya prototype IOT, dan hal tersebut harus melalui pendaftaran sebagai mitra. Namun terbatasnya perihal pendanaan ini tidak ingin menjadi hambatan bagi program Literasi Digital pada Desa Digital, sehingga diharapkan tidak menyurutkan semangat dan daya tarik pada program tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Post